Sosial? kata yang tidak asing lagi dalam otank ini, apa yang anda pikirkan ketika orang menybutkan kata "sosial", pasti dalam pikiran anda dan saya juga hidup dalam bermasyarakan akan rukun dan tentram..
Sekarang mulailah bertanya tentang kata "sosial", apakah masih seperti pengertian nya yang dulu? yang sesuai dengan teori dari tokoh-tokoh sosiologi? saya juga bingung, sekarang ini kata - kata itu sudah mulai berubah presepsi. Orang - orang malah lebih memikirkan kesenjangan sosial dari pada "SOSIALITAS". Takut dihina, takut dilecehkan lah dalam masyarakat, atau takut drajatnya rendah di bandingin tetangganya yg lain. Apakah kata ini menjadi begitu rumit dikalangan masyarakat kita? ada apa ini? apa penyebabnya?? saya juga ga tau sih apa penyebab dari hal ini, tp inilah yang terjadi sekarang (sebagian besar).
Perbedaan yang terlihat sekarang adalah di perkampungan, apakah sudah merasa maju atau gimana sayapun juga ga tau pasti. Sekali dalam sebulan biasanya diadakan gotong - royong di kampung saya, selain tujuan kebersihan kampung, ada tujuan utama yang harus dicapai, yaitu harmonisasi serta silahturrahmi antara warga di kampung tersebut. Pada saat istirahat, ada makan bersama yang nasinya diperoleh dari sumbangan ibu-ibu di kampung. Tapi sekarang tidak seindah dulu lagi, kata "sosial" yang begitu indah berubah menjadi buruk! Bagaimana pendapat anda? adakah keganjalan dalam sosial sekarang?
pendapat anda??
BalasHapus